VOTING UNTUK NYARI FOLLOWERS... BIKIN KESEL...!!! KAN NIAT MEREKA BUAT KASIH DANA BANTUAN.

VOTING UNTUK NYARI FOLLOWERS... BIKIN KESEL...!!! KAN NIAT MEREKA BUAT KASIH DANA BANTUAN.

(Baca sampai habis)
150122

Kosan Gang 3 Geger Kalong Tengah

 

    Ungkapan ketus meluap-luap, kesal berbalut kalut enggan larut, ia hanya butuh pendengar. 

    "Mi, kok  event yang bentuknya seperti iming-iming beasiswa atau dikasih dana bantuan, peniliannya bukan berdasarkan self schivements dan prestasi pribadi, harus vote dari netijen, kek nyari followers banget, jadi kesel...!".

    "Begini, Jika kakak merasa sebagai manusia berprestasi, seharusnya berfikir,-kita sadar kalah dalam "voting", pertanda kita masih belum memiliki komunitas dan support sistem-, Kakak harus faham, Orang yang berprestasi juga dapat dinilai sebanyak apa komunitas yang mereka miliki, bukan sekedar gelar organisasi, kemampuan menulis, gelar juara, bisa ini itu, tapi masih belum punya komunitas, prestasinya masih belum memiliki value. Adanya komunitas yang kita miliki, menjadi tolak ukur karakter kepemimpinan-bahkan dalam dunia bisnis itu dianggap seperti sebuah relasi. Contohnya, kakak berjualan, kakak butuh komunitas untuk mensupport kakak, karena komunitas ini, memiliki visi yang sama dengan kakak yaitu berjualan, sama-sama merasakan jatuh bangunnya berdagang, kakak ga bisa sendiri.

    Kakak tau kan ? ada komunitas keaderahan, kayak komunitas kumpulan orang minang, yang paling sering kakak temukan itu-ketika kakak pertukaran pelajar, ada komunitas perkumpulan para pelajar dari indonesia di malaysia. Nah, jika memang kita kalah dalam suara, maka ini berarti kita butuh komunitas, orang-orang yang punya hobi dan kesenangan yang serupa dengan kakak, orang jika sudah senang dan sefrekuensi dengan kita, mereka akan membantu kakak. Komunitas dan relasi menggambarkan bagaimana se-berpengaruhnya kakak di lingkungan. Dalam dunia bisnis, Relasi-bisa saja akan menjadi nilai utama bagi mereka, karena mereka juga ingin kakak menyampaikan eksistensi komunitas mereka kepada komunitas kakak, sebagai organisasi yang sudah memberikan jasa pada kakak. Kakak harus punya feedback untuk mereka.
    Jadi, kakak harus belajar untuk memahami 'bahasa' dunia bisnis ini. Ini sudah biasa terjadi, jangan heran, tapi belajarlah membangun lagi kekurangan itu. Nah, Sekarang, Kakak fahamkan ? saat ini siapa saja yang mendukung kakak ?, dan kakak saat ini bisa menilai dari cara mereka memperlakukan kakak, berterimakasih dan belajarlah dari perlakuan mereka. Kakak harus terus produktif.".

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

OCEAN

Peace With - PAST